Proses kerja pengemulsi pengaduk vakum melibatkan empat tahap terkoordinasi:
Pembentukan Lingkungan Vakum: Sebelum pemrosesan, sistem vakum mengeluarkan udara di dalam tangki pencampur tertutup untuk membentuk lingkungan tekanan negatif yang stabil (biasanya -0,06 hingga -0,095 MPa). Ini mencegah udara tercampur ke dalam bahan selama operasi selanjutnya dan menghilangkan gelembung udara yang ada dalam bahan baku.
Pemasukan & Pengadukan Bahan: Bahan baku (seperti fase air, fase minyak, dan aditif) ditambahkan ke dalam tangki secara berurutan. Sistem pengaduk (biasanya terdiri dari pengaduk jangkar, pengaduk dayung, atau pengaduk rangka) berputar pada kecepatan rendah hingga sedang untuk menggerakkan sirkulasi keseluruhan bahan, memastikan bahwa fase yang berbeda tercampur merata pada awalnya dan menghindari konsentrasi bahan secara lokal.
Emulsifikasi Geser: Sistem emulsifikasi homogenisasi berkecepatan tinggi (struktur rotor-stator) mulai bekerja, menghasilkan gaya geser mekanis yang kuat, gaya tumbukan, dan efek kavitasi. Gaya ini memecah partikel atau tetesan besar dalam bahan menjadi ukuran yang sangat kecil (0,1–5 mikrometer), membuat fase terdispersi terdistribusi merata dalam fase kontinu untuk membentuk emulsi yang stabil.
Kontrol Suhu & Pasca-Pemrosesan: Sistem kontrol suhu (biasanya struktur jaket ganda) menyesuaikan suhu bahan ke kisaran pemrosesan optimal (misalnya, 60–85℃ untuk emulsifikasi kosmetik) dengan memanaskan atau mendinginkan. Setelah emulsifikasi selesai, vakum dilepaskan, dan produk jadi dikeluarkan. Seluruh proses dilakukan dalam lingkungan tertutup untuk memastikan kemurnian bahan dan kualitas produk.
Proses kerja pengemulsi pengaduk vakum melibatkan empat tahap terkoordinasi:
Pembentukan Lingkungan Vakum: Sebelum pemrosesan, sistem vakum mengeluarkan udara di dalam tangki pencampur tertutup untuk membentuk lingkungan tekanan negatif yang stabil (biasanya -0,06 hingga -0,095 MPa). Ini mencegah udara tercampur ke dalam bahan selama operasi selanjutnya dan menghilangkan gelembung udara yang ada dalam bahan baku.
Pemasukan & Pengadukan Bahan: Bahan baku (seperti fase air, fase minyak, dan aditif) ditambahkan ke dalam tangki secara berurutan. Sistem pengaduk (biasanya terdiri dari pengaduk jangkar, pengaduk dayung, atau pengaduk rangka) berputar pada kecepatan rendah hingga sedang untuk menggerakkan sirkulasi keseluruhan bahan, memastikan bahwa fase yang berbeda tercampur merata pada awalnya dan menghindari konsentrasi bahan secara lokal.
Emulsifikasi Geser: Sistem emulsifikasi homogenisasi berkecepatan tinggi (struktur rotor-stator) mulai bekerja, menghasilkan gaya geser mekanis yang kuat, gaya tumbukan, dan efek kavitasi. Gaya ini memecah partikel atau tetesan besar dalam bahan menjadi ukuran yang sangat kecil (0,1–5 mikrometer), membuat fase terdispersi terdistribusi merata dalam fase kontinu untuk membentuk emulsi yang stabil.
Kontrol Suhu & Pasca-Pemrosesan: Sistem kontrol suhu (biasanya struktur jaket ganda) menyesuaikan suhu bahan ke kisaran pemrosesan optimal (misalnya, 60–85℃ untuk emulsifikasi kosmetik) dengan memanaskan atau mendinginkan. Setelah emulsifikasi selesai, vakum dilepaskan, dan produk jadi dikeluarkan. Seluruh proses dilakukan dalam lingkungan tertutup untuk memastikan kemurnian bahan dan kualitas produk.