Faktor kunci apa saja yang harus dipertimbangkan saat memilih pengemulsi krim khusus?
Saat memilih pengemulsi krim khusus, perlu mempertimbangkan secara komprehensif kebutuhan produksi, karakteristik produk, dan persyaratan kepatuhan, serta fokus pada faktor kunci berikut:
1. Volume Kerja: Sesuai dengan ukuran batch produksi, pilih peralatan dengan volume kerja yang sesuai. Untuk produksi percobaan batch kecil (30-50L), peralatan dengan volume kerja 50L-100L cocok; untuk produksi massal batch sedang (100-200L), peralatan dengan volume kerja 150L-300L direkomendasikan. Perlu dicatat bahwa volume kerja peralatan biasanya 70%-80% dari volume tangki (misalnya, tangki 200L memiliki volume kerja sekitar 160L).
2. Kinerja Emulsifikasi: Fokus pada gaya geser dan rentang pengaturan kecepatan kepala pengemulsi. Untuk krim dengan viskositas tinggi (seperti krim anti-penuaan), perlu memilih kepala pengemulsi dengan celah geser ≤ 0,05 mm dan kecepatan maksimum ≥ 10000 rpm untuk memastikan tetesan minyak dan air dapat dipecah sepenuhnya; untuk krim dengan viskositas rendah (seperti losion tubuh), kepala pengemulsi dengan celah geser 0,05-0,08 mm dan kecepatan maksimum 8000-10000 rpm sudah cukup.
3. Akurasi Kontrol Suhu dan Vakum: Akurasi kontrol suhu harus berada dalam ±1℃ untuk menghindari dampak fluktuasi suhu pada stabilitas emulsi; tingkat vakum harus ≤ -0,09 MPa untuk secara efektif menghilangkan gelembung dan mencegah oksidasi bahan.
4. Kepatuhan terhadap Standar: Peralatan harus memenuhi standar GMP dan FDA untuk produksi kosmetik, termasuk penggunaan baja tahan karat 316L food-grade untuk bagian yang bersentuhan dengan bahan, pemolesan cermin pada tangki bagian dalam, serta pembersihan dan desinfeksi yang mudah untuk memastikan keamanan dan kebersihan proses produksi.
5. Pengoperasian dan Pemeliharaan: Sistem kontrol harus intuitif dan mudah dioperasikan, dan operator dapat menguasai operasi dasar setelah pelatihan sederhana; peralatan harus mudah dibongkar dan dirawat, dan suku cadang yang aus (seperti cincin penyegel dan stator/rotor kepala pengemulsi) harus mudah diganti.
6. Kemampuan Beradaptasi terhadap Penggantian Formula: Untuk perusahaan yang memproduksi berbagai jenis produk, perlu memilih peralatan yang dapat dengan cepat mengganti formula, dengan waktu pembersihan yang singkat (sebaiknya ≤ 1 jam) dan tidak ada kontaminasi silang antar batch.