Apa masalah umum dalam operasi emulsifier industri dan bagaimana menyelesaikannya?
2025-12-26
Apa saja masalah umum dalam pengoperasian pengemulsi industri dan bagaimana cara mengatasinya?
Dalam proses penggunaan pengemulsi industri, beberapa masalah umum dapat terjadi. Solusi yang sesuai adalah sebagai berikut:
Emulsifikasi yang tidak merata dan stabilitas produk yang buruk: Kemungkinan penyebabnya termasuk gaya geser yang tidak mencukupi, kecepatan rotor yang tidak sesuai, atau umpan yang tidak merata. Solusi: Tingkatkan kecepatan rotor (sesuaikan melalui konversi frekuensi), ganti rakitan rotor-stator dengan celah yang lebih kecil, dan gunakan umpan bertahap (tambahkan aditif padat secara perlahan setelah mengemulsi fase cair terlebih dahulu).
Sedimentasi material di bagian bawah ketel: Sebagian besar terjadi pada pengemulsi yang dipasang di bagian atas, karena jangkauan pengadukan tidak dapat mencakup bagian bawah ketel. Solusi: Ganti dengan pengemulsi masuk-bawah, atau pasang perangkat pengaduk tambahan untuk meningkatkan sirkulasi material.
Konsumsi energi tinggi dan siklus produksi yang panjang: Alasannya termasuk daya peralatan yang tidak cocok, efisiensi geser yang rendah, atau viskositas material yang berlebihan. Solusi: Pilih pengemulsi dengan daya yang sesuai, optimalkan struktur rotor-stator, dan panaskan material terlebih dahulu (kurangi viskositas) sebelum emulsifikasi.
Kebocoran material: Disebabkan oleh keausan segel mekanis atau pemasangan yang tidak tepat. Solusi: Periksa dan ganti segel mekanis secara teratur, pastikan pemasangan pengemulsi yang benar, dan pertahankan sistem pendingin dan pembilasan segel.
Kebisingan abnormal selama pengoperasian: Mungkin disebabkan oleh rakitan rotor-stator yang longgar, keausan bantalan, atau benda asing yang masuk ke rongga pengemulsi. Solusi: Hentikan mesin untuk memeriksa dan mengencangkan rakitan, ganti bantalan yang aus, dan bersihkan rongga pengemulsi untuk menghilangkan benda asing.
Apa masalah umum dalam operasi emulsifier industri dan bagaimana menyelesaikannya?
2025-12-26
Apa saja masalah umum dalam pengoperasian pengemulsi industri dan bagaimana cara mengatasinya?
Dalam proses penggunaan pengemulsi industri, beberapa masalah umum dapat terjadi. Solusi yang sesuai adalah sebagai berikut:
Emulsifikasi yang tidak merata dan stabilitas produk yang buruk: Kemungkinan penyebabnya termasuk gaya geser yang tidak mencukupi, kecepatan rotor yang tidak sesuai, atau umpan yang tidak merata. Solusi: Tingkatkan kecepatan rotor (sesuaikan melalui konversi frekuensi), ganti rakitan rotor-stator dengan celah yang lebih kecil, dan gunakan umpan bertahap (tambahkan aditif padat secara perlahan setelah mengemulsi fase cair terlebih dahulu).
Sedimentasi material di bagian bawah ketel: Sebagian besar terjadi pada pengemulsi yang dipasang di bagian atas, karena jangkauan pengadukan tidak dapat mencakup bagian bawah ketel. Solusi: Ganti dengan pengemulsi masuk-bawah, atau pasang perangkat pengaduk tambahan untuk meningkatkan sirkulasi material.
Konsumsi energi tinggi dan siklus produksi yang panjang: Alasannya termasuk daya peralatan yang tidak cocok, efisiensi geser yang rendah, atau viskositas material yang berlebihan. Solusi: Pilih pengemulsi dengan daya yang sesuai, optimalkan struktur rotor-stator, dan panaskan material terlebih dahulu (kurangi viskositas) sebelum emulsifikasi.
Kebocoran material: Disebabkan oleh keausan segel mekanis atau pemasangan yang tidak tepat. Solusi: Periksa dan ganti segel mekanis secara teratur, pastikan pemasangan pengemulsi yang benar, dan pertahankan sistem pendingin dan pembilasan segel.
Kebisingan abnormal selama pengoperasian: Mungkin disebabkan oleh rakitan rotor-stator yang longgar, keausan bantalan, atau benda asing yang masuk ke rongga pengemulsi. Solusi: Hentikan mesin untuk memeriksa dan mengencangkan rakitan, ganti bantalan yang aus, dan bersihkan rongga pengemulsi untuk menghilangkan benda asing.