Apa saja tindakan pencegahan operasional utama untuk pengemulsi pencampur geser?
2025-12-25
Apa tindakan pencegahan operasional utama untuk pengemulsi pencampuran geser?
Untuk memastikan pengoperasian yang aman dan kualitas produk, tindakan pencegahan berikut harus diperhatikan:
Pemasukan Material: Masukkan material dalam urutan yang benar (biasanya tambahkan fase kontinu terlebih dahulu, kemudian fase terdispersi) untuk menghindari kelebihan beban pada peralatan. Jangan nyalakan pengemulsi saat tangki kosong (berjalan kering) untuk mencegah kerusakan pada rotor-stator dan segel.
Pengaturan Kecepatan: Sesuaikan kecepatan putaran secara bertahap dari rendah ke tinggi sesuai dengan viskositas material. Untuk material dengan viskositas tinggi, mulai pada kecepatan rendah (3000-5000 rpm) untuk menghindari kelebihan beban motor, kemudian tingkatkan kecepatan ke level yang dibutuhkan.
Pemantauan Suhu: Pantau suhu material secara real-time selama pengoperasian. Untuk material yang sensitif terhadap panas, kendalikan suhu secara ketat dalam rentang yang ditetapkan untuk menghindari degradasi material.
Kontrol Tekanan: Untuk tangki tertutup atau sistem vakum, jangan melebihi tekanan yang dinilai (biasanya -0,1 MPa hingga 0,6 MPa) untuk mencegah deformasi atau kebocoran tangki.
Perlindungan Operator: Kenakan alat pelindung diri (sarung tangan, kacamata) selama pengoperasian. Jangan membuka penutup tangki atau menyentuh rotor-stator selama peralatan beroperasi.
Apa saja tindakan pencegahan operasional utama untuk pengemulsi pencampur geser?
2025-12-25
Apa tindakan pencegahan operasional utama untuk pengemulsi pencampuran geser?
Untuk memastikan pengoperasian yang aman dan kualitas produk, tindakan pencegahan berikut harus diperhatikan:
Pemasukan Material: Masukkan material dalam urutan yang benar (biasanya tambahkan fase kontinu terlebih dahulu, kemudian fase terdispersi) untuk menghindari kelebihan beban pada peralatan. Jangan nyalakan pengemulsi saat tangki kosong (berjalan kering) untuk mencegah kerusakan pada rotor-stator dan segel.
Pengaturan Kecepatan: Sesuaikan kecepatan putaran secara bertahap dari rendah ke tinggi sesuai dengan viskositas material. Untuk material dengan viskositas tinggi, mulai pada kecepatan rendah (3000-5000 rpm) untuk menghindari kelebihan beban motor, kemudian tingkatkan kecepatan ke level yang dibutuhkan.
Pemantauan Suhu: Pantau suhu material secara real-time selama pengoperasian. Untuk material yang sensitif terhadap panas, kendalikan suhu secara ketat dalam rentang yang ditetapkan untuk menghindari degradasi material.
Kontrol Tekanan: Untuk tangki tertutup atau sistem vakum, jangan melebihi tekanan yang dinilai (biasanya -0,1 MPa hingga 0,6 MPa) untuk mencegah deformasi atau kebocoran tangki.
Perlindungan Operator: Kenakan alat pelindung diri (sarung tangan, kacamata) selama pengoperasian. Jangan membuka penutup tangki atau menyentuh rotor-stator selama peralatan beroperasi.