Apa saja komponen inti dari pengemulsi otomatis, dan apa fungsi yang mereka layani?
2025-12-18
Apa saja komponen inti dari pengemulsi otomatis, dan apa fungsi yang mereka layani?
Pengemulsi otomatis biasanya terdiri dari lima komponen inti, masing-masing memainkan peran penting dalam memastikan pengemulsian yang stabil dan efisien:
1) Kepala Kerja Rotor-Stator: Sebagai unit pengemulsian inti, ia terdiri dari rotor dan stator yang dikerjakan dengan presisi. Rotor berputar pada kecepatan tinggi untuk menggerakkan aliran material, sementara celah sempit antara rotor dan stator menghasilkan gaya geser dan sentrifugal yang kuat untuk memecah partikel besar dan fase yang tidak dapat bercampur. Desain umum termasuk struktur berlubang, jaring, dan bergigi, yang dapat dipilih berdasarkan sifat material.
2) Sistem Kontrol Otomatis: "Otak" dari peralatan, biasanya terdiri dari pengontrol PLC dan layar sentuh. Hal ini memungkinkan operator untuk mengatur parameter proses (misalnya, kecepatan, waktu pencampuran, suhu), dan sistem secara otomatis menjalankan proses sesuai dengan program. Ia juga memiliki fungsi pemantauan dan alarm waktu nyata—jika parameter seperti suhu atau tekanan melebihi rentang yang ditetapkan, sistem akan mengeluarkan alarm dan bahkan menghentikan operasi untuk memastikan keamanan proses.
3) Sistem Penggerak: Menyediakan daya untuk kepala kerja rotor-stator, biasanya terdiri dari motor frekuensi variabel berkinerja tinggi dan mekanisme transmisi. Motor frekuensi variabel memungkinkan pengaturan kecepatan tanpa langkah, yang dapat disesuaikan secara otomatis sesuai dengan program yang telah ditetapkan atau kondisi material waktu nyata untuk mencocokkan berbagai tahap pengemulsian (misalnya, pencampuran kecepatan rendah untuk pencampuran material awal, geser kecepatan tinggi untuk pengemulsian halus).
4) Sistem Penanganan Material: Termasuk perangkat pengumpanan otomatis (misalnya, pompa peristaltik, pompa roda gigi), tangki pencampuran dengan fungsi kontrol suhu, dan katup pelepasan. Perangkat pengumpanan otomatis memastikan penambahan bahan baku yang akurat dan seragam sesuai dengan rasio formula, sementara tangki pencampuran yang dikontrol suhu menjaga material pada suhu pengemulsian yang optimal (kritis untuk banyak material yang sensitif terhadap suhu, seperti farmasi dan kosmetik).
5) Sistem Perlindungan Keamanan: Meliputi perlindungan kelebihan beban, deteksi kebocoran, dan perangkat penghentian darurat. Perlindungan kelebihan beban mencegah motor rusak karena beban berlebihan; deteksi kebocoran menghindari kebocoran material dan pencemaran lingkungan; dan tombol penghentian darurat memungkinkan operator untuk dengan cepat mematikan peralatan jika terjadi keadaan darurat, memastikan keselamatan personel dan peralatan.
Apa saja komponen inti dari pengemulsi otomatis, dan apa fungsi yang mereka layani?
2025-12-18
Apa saja komponen inti dari pengemulsi otomatis, dan apa fungsi yang mereka layani?
Pengemulsi otomatis biasanya terdiri dari lima komponen inti, masing-masing memainkan peran penting dalam memastikan pengemulsian yang stabil dan efisien:
1) Kepala Kerja Rotor-Stator: Sebagai unit pengemulsian inti, ia terdiri dari rotor dan stator yang dikerjakan dengan presisi. Rotor berputar pada kecepatan tinggi untuk menggerakkan aliran material, sementara celah sempit antara rotor dan stator menghasilkan gaya geser dan sentrifugal yang kuat untuk memecah partikel besar dan fase yang tidak dapat bercampur. Desain umum termasuk struktur berlubang, jaring, dan bergigi, yang dapat dipilih berdasarkan sifat material.
2) Sistem Kontrol Otomatis: "Otak" dari peralatan, biasanya terdiri dari pengontrol PLC dan layar sentuh. Hal ini memungkinkan operator untuk mengatur parameter proses (misalnya, kecepatan, waktu pencampuran, suhu), dan sistem secara otomatis menjalankan proses sesuai dengan program. Ia juga memiliki fungsi pemantauan dan alarm waktu nyata—jika parameter seperti suhu atau tekanan melebihi rentang yang ditetapkan, sistem akan mengeluarkan alarm dan bahkan menghentikan operasi untuk memastikan keamanan proses.
3) Sistem Penggerak: Menyediakan daya untuk kepala kerja rotor-stator, biasanya terdiri dari motor frekuensi variabel berkinerja tinggi dan mekanisme transmisi. Motor frekuensi variabel memungkinkan pengaturan kecepatan tanpa langkah, yang dapat disesuaikan secara otomatis sesuai dengan program yang telah ditetapkan atau kondisi material waktu nyata untuk mencocokkan berbagai tahap pengemulsian (misalnya, pencampuran kecepatan rendah untuk pencampuran material awal, geser kecepatan tinggi untuk pengemulsian halus).
4) Sistem Penanganan Material: Termasuk perangkat pengumpanan otomatis (misalnya, pompa peristaltik, pompa roda gigi), tangki pencampuran dengan fungsi kontrol suhu, dan katup pelepasan. Perangkat pengumpanan otomatis memastikan penambahan bahan baku yang akurat dan seragam sesuai dengan rasio formula, sementara tangki pencampuran yang dikontrol suhu menjaga material pada suhu pengemulsian yang optimal (kritis untuk banyak material yang sensitif terhadap suhu, seperti farmasi dan kosmetik).
5) Sistem Perlindungan Keamanan: Meliputi perlindungan kelebihan beban, deteksi kebocoran, dan perangkat penghentian darurat. Perlindungan kelebihan beban mencegah motor rusak karena beban berlebihan; deteksi kebocoran menghindari kebocoran material dan pencemaran lingkungan; dan tombol penghentian darurat memungkinkan operator untuk dengan cepat mematikan peralatan jika terjadi keadaan darurat, memastikan keselamatan personel dan peralatan.