Apa saja kerusakan umum pada pengemulsi sampo dan metode penanganannya?
2026-01-24
Apa saja kerusakan umum pada pengemulsi sampo dan metode penanganannya?
A12: Kerusakan umum pada pengemulsi sampo dan metode penanganannya adalah sebagai berikut: 1) Kerusakan: Motor homogenisasi tidak dapat menyala. Penyebab: Pemadaman listrik, perlindungan kelebihan beban terpicu, kabel motor longgar, atau kegagalan konverter frekuensi. Metode penanganan: Periksa catu daya dan atur ulang pemutus sirkuit; kurangi viskositas bahan (panaskan bahan atau tambahkan air deionisasi dalam jumlah yang sesuai) untuk menghilangkan kelebihan beban; periksa kabel motor dan kencangkan konektor yang longgar; periksa konverter frekuensi dan ganti komponen yang rusak jika perlu. 2) Kerusakan: Kebisingan berlebihan selama pengoperasian peralatan (kebisingan ≥85 dB). Penyebab: Celah geser kepala homogenisasi terlalu besar, bantalan motor aus, dayung pencampur longgar, atau bahan tidak rata. Metode penanganan: Sesuaikan atau ganti stator dan rotor untuk mengurangi celah geser; ganti bantalan motor; kencangkan baut pengikat dayung pencampur; hentikan peralatan dan aduk bahan secara manual agar rata. 3) Kerusakan: Kebocoran bahan pada penutup tangki atau lubang pengeluaran. Penyebab: Cincin penyegel aus atau berubah bentuk, penutup tangki tidak dikencangkan, atau katup pengeluaran rusak. Metode penanganan: Ganti cincin penyegel; kencangkan baut penutup tangki; perbaiki atau ganti katup pengeluaran. 4) Kerusakan: Emulsi tidak rata (tetesan minyak atau penggumpalan terlihat). Penyebab: Kecepatan homogenisasi terlalu rendah, celah geser terlalu besar, suhu emulsifikasi tidak sesuai, atau urutan pemberian makan salah. Metode penanganan: Tingkatkan kecepatan homogenisasi; sesuaikan atau ganti stator dan rotor untuk mengurangi celah geser; sesuaikan suhu emulsifikasi ke rentang target; kerjakan ulang bahan sesuai dengan urutan pemberian makan yang benar. 5) Kerusakan: Sistem CIP tidak dapat membersihkan tangki secara menyeluruh. Penyebab: Nosel pembersih tersumbat, konsentrasi cairan pembersih tidak mencukupi, atau waktu pembersihan terlalu singkat. Metode penanganan: Bongkar dan bersihkan nosel; tingkatkan konsentrasi cairan pembersih (sesuai rekomendasi pabrikan); perpanjang waktu pembersihan selama 5-10 menit.
Apa saja kerusakan umum pada pengemulsi sampo dan metode penanganannya?
2026-01-24
Apa saja kerusakan umum pada pengemulsi sampo dan metode penanganannya?
A12: Kerusakan umum pada pengemulsi sampo dan metode penanganannya adalah sebagai berikut: 1) Kerusakan: Motor homogenisasi tidak dapat menyala. Penyebab: Pemadaman listrik, perlindungan kelebihan beban terpicu, kabel motor longgar, atau kegagalan konverter frekuensi. Metode penanganan: Periksa catu daya dan atur ulang pemutus sirkuit; kurangi viskositas bahan (panaskan bahan atau tambahkan air deionisasi dalam jumlah yang sesuai) untuk menghilangkan kelebihan beban; periksa kabel motor dan kencangkan konektor yang longgar; periksa konverter frekuensi dan ganti komponen yang rusak jika perlu. 2) Kerusakan: Kebisingan berlebihan selama pengoperasian peralatan (kebisingan ≥85 dB). Penyebab: Celah geser kepala homogenisasi terlalu besar, bantalan motor aus, dayung pencampur longgar, atau bahan tidak rata. Metode penanganan: Sesuaikan atau ganti stator dan rotor untuk mengurangi celah geser; ganti bantalan motor; kencangkan baut pengikat dayung pencampur; hentikan peralatan dan aduk bahan secara manual agar rata. 3) Kerusakan: Kebocoran bahan pada penutup tangki atau lubang pengeluaran. Penyebab: Cincin penyegel aus atau berubah bentuk, penutup tangki tidak dikencangkan, atau katup pengeluaran rusak. Metode penanganan: Ganti cincin penyegel; kencangkan baut penutup tangki; perbaiki atau ganti katup pengeluaran. 4) Kerusakan: Emulsi tidak rata (tetesan minyak atau penggumpalan terlihat). Penyebab: Kecepatan homogenisasi terlalu rendah, celah geser terlalu besar, suhu emulsifikasi tidak sesuai, atau urutan pemberian makan salah. Metode penanganan: Tingkatkan kecepatan homogenisasi; sesuaikan atau ganti stator dan rotor untuk mengurangi celah geser; sesuaikan suhu emulsifikasi ke rentang target; kerjakan ulang bahan sesuai dengan urutan pemberian makan yang benar. 5) Kerusakan: Sistem CIP tidak dapat membersihkan tangki secara menyeluruh. Penyebab: Nosel pembersih tersumbat, konsentrasi cairan pembersih tidak mencukupi, atau waktu pembersihan terlalu singkat. Metode penanganan: Bongkar dan bersihkan nosel; tingkatkan konsentrasi cairan pembersih (sesuai rekomendasi pabrikan); perpanjang waktu pembersihan selama 5-10 menit.